“Menjaga Pelita Tetap Menyala”

– Ps. Illyana Widodo

Baca  Matius 25:1-13

 

Mengapa kita harus tetap menyala?

Kita adalah terang dunia ( Mat 5:14 ), sehingga harus terus menyala. Jika pelita kita padam, artinya kita berhenti menjadi dampak/berkat bagi sekitar kita.

 

“Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” – Roma 12:11

 

Ada 4 C sebagai cara menjaga pelita kita agar tetap menyala :

 

  1. Covering ( minyak = Roh Kudus )

Tanpa Roh Kudus berarti minyak kita kering, dan pelita kita akan padam. Oleh karena itu justru ketika kita sedang kekeringan itulah saatnya kita harus makin mendekatkan diri pada Tuhan ( melalui doa pribadi, Doa Pagi, Menara Doa ).

Bukti kita mengandalkan Tuhan adalah kita makin banyak berdoa.

Kita harus terus mengasah diri agar semakin efektif dalam melayani ( mengisi minyak utk pelita kita ).

 

  1. Container ( bejana = hidup kita )

Wadah yg kotor, penuh sampah, bocor tidak bisa diisi penuh oleh minyak, dan akhirnya pelita kita tidak bisa menyala dengan maksimal.

Kita harus menjaga hati kita sebagai wadah bersih untuk dipakai Tuhan, jangan biarkan ada luka, kekecewaan, pahit, dsb.

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” – Ams 4:23

 

  1. Community ( komunitas )

Gadis bijaksana dan gadis bodoh berkumpul bersama di kelompoknya masing-masing.

Pastikan kita berada di komunitas yang benar, bersama orang-orang yang tepat yang punya gairah yang sama, sehingga bisa terus menyala.

 

  1. Chance ( kesempatan )

Gadis bijaksana sadar kesempatan hanya datang sekali. Mereka terus ingat akan mempelai yang akan ditemui.

Kita juga harus ingat bahwa hidup ini hanya sekali, dan kesempatan untuk melayani adalah anugerah. Ingat terus akan salib Yesus, yang merupakan fokus kita agar terus semangat dalam melayani.

 

Dalam pelayanan kita sepenuhnya hanya mengandalkan Tuhan agar pelita kita dapat terus menyala terang, oleh karena itu mari kita terus memastikan bahwa kita dekat dengan Tuhan sebagai sumber terang itu.

 

Amin. Tuhan Yesus memberkati.