“Menanti Dengan Sabar”

– Ps. Erwin Widodo

Ibrani 6:13-15  ”Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya, kata-Nya: “Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.” Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya.”

 

Ada unsur-unsur yang selalu menghasilkan suatu formula yang sama ( mis: unsur 2 hidrogen dan 1 oksigen selalu menghasilkan air/H2O ).  Dalam hal penggenapan janji Tuhan, juga ada unsur-unsur yang menentukan, yaitu janji Tuhan dan iman/percaya.

Janji Tuhan selalu keluar dari mulut Tuhan dengan sumpah demi diriNya sendiri, oleh karena itu kita harus beriman dan percaya.

Tetapi unsur percaya saja tidak cukup. Ternyata harus ada unsur “menanti dengan sabar” yang dalam bahasa aslinya “makrothumeo” ( makro=panjang, thumeo/timos = kondisi hati ) berarti bukan diam menunggu, tetapi bertahan dalam kesukaran, panjang sabar, endure, kapasitas untuk berdiri teguh meski ada kesukaran.

 

“Menanti dengan sabar” berarti :

  1. Bertahan dalam situasi yang sukar
  2. Bertahan ketika menghadapi situasi yang berlawanan dengan janji yang diharapkan
  3. Bertahan dalam waktu penantian yang panjang

 

Mari kita yang telah menerima janji Tuhan, terus percaya dengan iman dan minta Tuhan beri kemampuan untuk “menanti dengan sabar” sebagaimana yang Abraham lakukan, sampai janji itu tergenapi dalam hidup kita.  Amin. Tuhan Yesus memberkati.